Distribusi Health Score
Trend Revenue (12 Bulan Terakhir)
🚨 Top 10 Pelanggan RESCUE
Perlu TindakanDaftar Pelanggan
| Nama Pelanggan | Cabang | Revenue 12 Bln | Revenue 36 Bln | Trend | Health Score | Status | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih filter dan klik Terapkan | |||||||
Detail Pelanggan
Revenue 36 Bulan
Item Terlaris
Indeks Musiman per Bulan
Perbandingan Year-over-Year
Heatmap & Insight Musiman
Daftar Aksi Pelanggan
Distribusi Segmen RFM
RFM Scatter Plot
Detail Segmen Pelanggan
| Nama Pelanggan | Cabang | Segmen | R (Bulan) | F (Frekuensi) | M (Revenue) | Skor R | Skor F | Skor M |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | ||||||||
Kurva Pareto — Kontribusi Revenue Kumulatif
Top Pelanggan Penyumbang Revenue
| No | Nama Pelanggan | Cabang | Revenue 12 Bln | % Kontribusi | Kumulatif % | Kategori |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | ||||||
Revenue per Cabang (12 Bulan)
Jumlah Pelanggan per Cabang
Tren Revenue Bulanan per Cabang
Perbandingan Detail Cabang
| Cabang | Pelanggan | Revenue 12 Bln | Revenue 36 Bln | Avg Health | Churn Rate | Top Pelanggan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | ||||||
Pengaturan Umum
Logo & Favicon
Konfigurasi WAHA (WhatsApp)
Manajemen User
| Nama | Username | Role | Status | Login Terakhir | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | |||||
Jadwal Otomatis (Cron Job)
🔄 Auto Sync Data
📤 Auto Report WhatsApp
Riwayat Sinkronisasi Data
| Waktu (Mulai - Selesai) | Tipe | Status | Progress | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Memuat riwayat... | ||||
Kirim Report ke WhatsApp
Log Pesan Terkirim
| Waktu | Tipe | Pesan | Status | Pengirim |
|---|---|---|---|---|
| Belum ada pesan terkirim. | ||||
Selamat Datang di Panduan CustoLens
CustoLens adalah sistem analitik canggih yang dirancang untuk memantau kesehatan pelanggan Anda secara sistematis dan terukur berbasis data (*data-driven*).
Di panduan ini, setiap menu, metrik, dan grafik akan dibongkar sampai ke akar rumus matematikanya (*Formulasi*), sehingga Anda tahu persis dari mana setiap angka berasal.
Customer Explorer & Health Score
Menu ini membedah kesehatan (kondisi) setiap pelanggan secara individu. Bintang utama di sini adalah Health Score (Skor 0-100), yang menilai seberapa sehat hubungan bisnis pelanggan tersebut.
Formulasi Health Score
Sistem mengambil data 36 Bulan (3 Tahun) terakhir dari *Database*, lalu memecahnya menjadi 4 komponen pembentuk skor:
1. Trend Penjualan (Bobot 30%)
Mengukur apakah performa belanja pelanggan ini sedang dalam tren naik atau turun selama 6 bulan terakhir.
- Regresi (Slope): Kemiringan tren menggunakan rumus Linear Regression
- Rata-rata 6 Bulan = Total Revenue 6 bulan / 6
- Pertumbuhan (%) = (Slope / Rata-rata 6 Bulan) × 100
Skor Tren = 50 + (Pertumbuhan × 10)
*Skor dibatasi maksimal 100, minimal 0.
Darimana angkanya? Jika rata-rata belanjanya Rp 10 Juta, dan trennya naik Rp 500 Ribu tiap bulan, maka pertumbuhannya adalah +5%. Skor = 50 + (5 × 10) = 100.
2. Konsistensi (Bobot 25%)
Mengukur kerutinan belanja (loyalitas) dalam 12 bulan (1 tahun) terakhir.
Darimana angkanya? Sistem menghitung ada berapa bulan yang nilai 'total_revenue'-nya > 0 selama 1 tahun terakhir. Jika ia belanja di 6 bulan yang berbeda, Skor = (6/12) × 100 = 50.
3. Pertumbuhan Volume YoY (Bobot 25%)
Year-over-Year (YoY) membandingkan total nilai bisnis tahun ini melawan tahun lalu.
- Revenue Tahun Lalu = Total Revenue 12 Bulan Sebelumnya (Bulan -13 s.d -24)
- YoY (%) = ((Tahun Ini - Tahun Lalu) / Tahun Lalu) × 100
Skor YoY = 50 + YoY (%)
Darimana angkanya? Jika tahun ini belanjanya Rp 150 Juta, tahun lalu Rp 100 Juta, maka YoY naik 50%. Skor = 50 + 50 = 100.
4. Recency / Keterkinian (Bobot 20%)
Mengukur keterkinian. Pelanggan yang baru saja belanja tentu lebih "sehat" daripada yang menghilang.
*Skor minimal adalah 0.
Darimana angkanya? Sistem mendeteksi 'year_month' terakhir. Jika sekarang bulan 7, terakhir belanja bulan 4 (selisih 3 bulan). Skor = 100 - (3 × 10) = 70.
= (Skor Tren × 0.30) + (Skor Konsistensi × 0.25) + (Skor YoY × 0.25) + (Skor Keterkinian × 0.20)
RFM Segmentasi
RFM adalah singkatan dari Recency, Frequency, Monetary. Sistem membaca data 36 bulan (3 Tahun) terakhir dari *Database* untuk memosisikan gelembung pelanggan di layar.
Rumus Penempatan Koordinat & Ukuran
- Recency (Sumbu X Mendatar):
Angka Sumbu X diambil dari selisih bulan saat ini dengan bulan terakhir belanja.
Nilai X = (Tahun.Bulan Saat Ini) - (Tahun.Bulan Transaksi Terakhir)Contoh: Jika sekarang Juli 2026, dan terakhir beli Mei 2026. Nilai X = 2 (Berada di sebelah kiri layar). - Frequency (Sumbu Y Tegak):
Angka Sumbu Y diambil dari fungsi COUNT() jumlah bulan yang memiliki minimal 1 transaksi.
Nilai Y = Total Bulan Aktif (dimana total_revenue > 0) dalam 3 Tahun terakhirContoh: Pelanggan A rutin belanja tiap bulan selama 3 tahun = Nilai Y adalah 36 (Berada di pucuk layar). - Monetary (Ukuran Gelembung):
Besarnya lingkaran murni diambil dari penjumlahan uang yang disetorkan.
Ukuran Gelembung = SUM(total_revenue) selama 36 Bulan terakhir
Sistem Penilaian (Skor R, F, M 1-5) pada Tabel
Jika Anda melihat ke dalam tabel di menu RFM, Anda akan menemukan kolom Skor R, Skor F, dan Skor M yang berisi angka 1 sampai 5. Angka ini didapat dari sistem pemeringkatan berjenjang (Quintile Scoring) terhadap seluruh pelanggan Anda.
Bagaimana Sistem Membagi Skor 1 sampai 5?
Sistem akan mengurutkan seluruh pelanggan dari yang terburuk hingga terbaik, lalu membaginya rata ke dalam 5 kelompok (masing-masing berisi 20% populasi pelanggan).
- Skor 5 (Top 20%): Kelompok peringkat 1-20% terbaik.
- Skor 4 (20% Kedua): Kelompok peringkat 21-40%.
- Skor 3 (20% Menengah): Kelompok peringkat 41-60%.
- Skor 2 (20% Keempat): Kelompok peringkat 61-80%.
- Skor 1 (Bottom 20%): Kelompok peringkat 81-100% terburuk.
Skor F (Frequency): Diurutkan dari yang paling sering (jumlah bulan terbesar) mendapat skor 5.
Skor M (Monetary): Diurutkan dari yang paling banyak menyumbang uang (revenue terbesar) mendapat skor 5.
Oleh karena itu, pelanggan berpredikat VIP biasanya akan memiliki kombinasi skor 5-5-5 atau 5-5-4.
Pembagian 4 Kuadran (Warna Gelembung)
👑 VIP (Kiri Atas)
Sumbu X rendah (Baru beli) & Sumbu Y tinggi (Sering beli). Ini adalah Cash Cows Anda.
⚠️ Loyalis (Kanan Atas)
Sumbu X tinggi (Lama hilang) & Sumbu Y tinggi (Dulu sering beli). Indikasi kuat *Churn* ke kompetitor.
🌱 Baru (Kiri Bawah)
Sumbu X rendah (Baru beli) & Sumbu Y rendah (Belum sering beli). Potensial untuk di-*upsell*.
💤 Berisiko (Kanan Bawah)
Sumbu X tinggi (Lama hilang) & Sumbu Y rendah (Jarang beli). Pelanggan pasif.
Pareto 80/20 (Aturan 80/20)
Pareto membuktikan bahwa 80% omzet biasanya hanya dihasilkan oleh 20% pelanggan teratas. Di menu ini, sistem hanya menarik data 12 Bulan (1 Tahun) Terakhir untuk memastikan grafiknya relevan dengan kondisi bisnis saat ini.
Formulasi Grafik Pareto
1. Diagram Batang (Revenue Pelanggan)
Setiap balok mewakili SUM(total_revenue) satu pelanggan selama 12 bulan terakhir. Balok ini di-*Sort* (diurutkan) dari angka terbesar (kiri) hingga terkecil (kanan).
2. Garis Merah (Persentase Kumulatif)
Sistem menjumlahkan revenue pelanggan pertama, kedua, ketiga, dst, lalu membaginya dengan total omzet perusahaan.
- Kumulatif Pelanggan Ke-N = (Revenue Pelanggan 1 + 2 + ... + N)
Persentase Kumulatif = (Kumulatif Pelanggan Ke-N / Total Omzet Perusahaan) × 100%
Cara Membaca Garis: Jika pada balok ke-5 garis merah sudah menyentuh angka 80% di sumbu kanan, artinya HANYA 5 pelanggan itu saja yang membiayai 80% perputaran uang perusahaan Anda.
Seasonal Insight (Pola Musiman)
Sistem menarik data utuh 36 Bulan (3 Tahun) Terakhir untuk melihat pola transaksi bulan apa yang paling ramai (Peak) dan paling sepi (Low) secara tahunan.
Formulasi Indeks Musiman (Seasonal Index)
Sistem tidak hanya menjumlahkan, tapi merata-ratakan performa bulan tersebut agar adil.
2. Rata-rata Bulan X = (Revenue Bulan X Tahun 1 + Tahun 2 + Tahun 3) / 3
Indeks Musiman = (Rata-rata Bulan X / Rata-rata Global) × 100%
Darimana angkanya?
- Misal rata-rata perputaran uang per bulan perusahaan Anda adalah Rp 100 Juta (Rata-rata Global).
- Tapi khusus setiap bulan Januari (selama 3 tahun terakhir), rata-rata pemasukannya adalah Rp 130 Juta.
- Maka Indeks Januari = (130 / 100) × 100% = 130%. (Lebih tinggi 30% dari bulan normal = Peak Season).
Action List & WhatsApp
Sistem secara otomatis men-scan seluruh *database* pelanggan dan menghitung selisih bulan sejak transaksi terakhir mereka (Inactivity / Recency). Pelanggan yang menghilang terlalu lama akan langsung masuk ke daftar hitam (Action List).
Formulasi Status Risiko (*Churn Risk*)
Penentuan warna label dan skala prioritas ditetapkan murni dari angka (Bulan Berlalu Sejak Transaksi Terakhir):
- Risiko Tinggi (Merah) : Jika Nilai Inaktif ≥ 6 Bulan.
Prioritas: High (Penyelamatan Darurat / Rescue). - Risiko Menengah (Kuning) : Jika Nilai Inaktif 3 s.d 5 Bulan.
Prioritas: Medium (Pemanasan Kembali / Warm Up). - Penurunan Baru (Biru) : Jika Nilai Inaktif 1 s.d 2 Bulan.
Prioritas: Medium (Monitor / Pantau). - Aktif (Hijau) : Jika Nilai Inaktif 0 Bulan (Transkasi terjadi bulan ini).
Prioritas: Low (Pertahankan).
Integrasi WhatsApp (WAHA)
Sistem menggunakan engine WAHA (WhatsApp HTTP API) untuk mengirim pesan instan ke nomor WhatsApp yang terdaftar pada tabel Customers. Pastikan variabel lingkungan (Environment Variables) API Key dan URL WAHA di sisi Admin sudah disetel.